Kafilah Kalsel Raih Tujuh Prestasi pada MTQ Nasional XXXI


SUARABANUA.COM, BANJARBARUKafilah Kalimantan Selatan berhasil mencatatkan sejumlah prestasi pada Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional XXXI Tahun 2026 di Provinsi Jawa Tengah.

Sebanyak tujuh peserta Kafilah Kalsel berhasil meraih predikat Terbaik dan Harapan dari berbagai cabang yang diperlombakan pada ajang tingkat nasional tersebut.

Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat Setda Provinsi Kalsel sekaligus Ketua IV LPTQ Provinsi Kalsel, Fahrurazi, menyampaikan apresiasi dan rasa syukur atas capaian yang diraih para peserta.

“Alhamdulillah, atas nama LPTQ Provinsi Kalimantan Selatan dan Biro Kesejahteraan Rakyat Setda Provinsi Kalimantan Selatan, kami menyampaikan rasa syukur dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada para peserta Kafilah Kalsel,” ujar Fahrurazi di Banjarbaru, Senin (21/9/2026).

Prestasi tersebut diraih Ahmad Khothib sebagai Terbaik III Tahfizh 20 Juz Putera dan Haura Noor Shafiyya sebagai Terbaik III Tahfizh 1 Juz dan Tilawah Puteri.

Sementara itu, Arian Noor meraih Harapan I Tilawah Tuna Netra Putera, Nuriah meraih Harapan I Tafsir Bahasa Indonesia Puteri, serta Mahrudin meraih Harapan II Khat Kontemporer Putera.

Dua prestasi lainnya diraih Sumayya Azizah sebagai Harapan III Tartil Puteri dan Rahmadi sebagai Harapan III Tilawah Dewasa Putera.

Menurut Fahrurazi, capaian tersebut merupakan hasil dari kesungguhan para peserta, dedikasi pelatih dan official, doa orang tua, serta dukungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan di bawah kepemimpinan Gubernur, Wakil Gubernur dan Sekretaris Daerah selaku Ketua Umum LPTQ Provinsi Kalsel.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada LPTQ kabupaten/kota se-Kalimantan Selatan yang selama ini berperan dalam menyiapkan bibit-bibit qari, qariah, hafiz, dan hafizah terbaik untuk mewakili Banua di tingkat nasional.

“Yang membanggakan, prestasi ini datang dari beragam cabang dan latar belakang, dari tahfizh, tafsir, khat, hingga cabang tuna netra. Ini menunjukkan bahwa semangat mencintai Al-Qur’an di Banua tumbuh di semua kalangan,” jelasnya.

Fahrurazi juga mengingatkan peserta yang belum meraih juara agar tidak berkecil hati. Menurutnya, pengalaman mengikuti MTQ Nasional merupakan bekal berharga untuk meningkatkan kemampuan pada kesempatan berikutnya.

Hasil MTQ Nasional XXXI Tahun 2026, lanjutnya, akan menjadi bahan evaluasi LPTQ bersama Pemerintah Provinsi Kalsel untuk memperkuat pembinaan yang lebih terarah dan berkelanjutan.

“Semoga prestasi ini menjadi motivasi bagi generasi muda Banua untuk terus membaca, menghafal, memahami, dan mengamalkan Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari,” tambah Fahrurazi. MC Kalsel/Fuz(SB-rhm)


 

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama